Skip to main content

Bigland

springbed bigland

Perbedaan kasur busa dan springbed berkaitan erat dengan pemilihan alas tidur terbaik untuk istirahat yang lebih sehat dan berkualitas. Kedua jenis tempat tidur ini ternyata memiliki keunggulan dan rasa yang berbeda saat ditiduri.

Apa saja perbedaan kasur busa dan springbed itu? Mana pilihan terbaik alas tidur untuk tidur yang berkualitas? Simak perbandingannya dalam artikel berikut ini!

Baca Juga: Bigland Kembali Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan untuk Terus Hadirkan Tidur Berkualitas

Apa Itu Kasur Busa?

Kasur busa merupakan alas tidur yang terbuat dari susunan material poliuretan fleksibel atau memory foam. Ciri khas utama kasur busa adalah tingkat kelenturannya yang fleksibel sehingga permukaan kasur bisa langsung menyesuaikan lekuk tubuh saat berbaring.

Jika Anda menyukai kasur yang terasa memeluk tubuh dan minim tekanan pada sendi, jenis kasur busa adalah juaranya.

Apa Itu Springbed?

Sementara itu, springbed memakai struktur pegas atau per besi di bagian dalamnya. Kerangka pegas ini dirancang untuk menopang beban berat secara merata dan memberikan daya pantul yang stabil. Meski demikian, springbed juga menggunakan busa di bagian permukaan sehingga terasa lembut saat digunakan.

Bagi Anda yang membutuhkan penopang tulang belakang lebih kokoh dan tidak mudah amblas, springbed memberikan fondasi struktur yang jauh lebih stabil dibandingkan kasur busa biasa.

Perbedaan Kasur dan Springbed

 

1. Komposisi Bahan Utama

Perbedaan kasur busa dan springbed yang pertama adalah dari material utamanya. Kasur busa dirancang sepenuhnya menggunakan bahan foam, entah itu tipe memory foam, poly foam, maupun latex foam. Struktur dalamnya bisa cuma satu lapisan utuh atau tumpukan beberapa layer busa sekaligus tanpa campuran bahan keras di bagian tengahnya.

Sementara itu, springbed mengandalkan susunan per berbahan logam atau besi sebagai penopang utamanya. Supaya permukaannya tetap empuk dan tidak bikin badan sakit, bagian atas per tersebut ditutupi dengan lapisan kain lembut atau busa empuk.

 

2. Ukuran dan Berat

Karena adanya perbedaan struktur kerangka, springbed tentunya memiliki ukuran yang lebih besar dan bobot lebih berat daripada kasur busa. Karena itulah, kasur busa cenderung lebih ringan saat dipindahkan.

Untuk kamar berukuran kecil seperti di kos atau hunian sementara, kasur busa menjadi pilihan praktis yang lebih hemat ruang karena bisa digunakan langsung di lantai tanpa kerangka. Namun, jika Anda ingin pilihan tempat tidur lebih proper di rumah, Anda bisa memilih springbed Bigland untuk tidur lebih sehat dan berkualitas.

 

3. Elastisitas

Kasur busa cenderung terasa lebih padat dan kurang membal saat ditiduri. Khususnya untuk jenis memory foam, ketika permukaannya ditekan, butuh jeda beberapa detik bagi busa tersebut untuk kembali ke posisi semula.

Nah, kalau springbed justru punya efek membal (bouncy) yang sangat terasa berkat dorongan dari per di dalamnya. Begitu ditekan, kasur memberikan tekanan balik dengan cepat. Karakteristik ini menjadikan springbed lebih baik dalam menopang bobot tubuh yang berat tanpa membuat penggunanya merasa tenggelam di atas kasur.

 

4. Masa Pakai

Perbedaan kasur busa dan springbed yang terakhir adalah dari sisi ketahanannya. Kasur busa dengan kualitas yang baik dapat bertahan sekitar 8-10 tahun tergantung penggunaan dan perawatannya. Kualitas kasur busa ditentukan dari tingkat kepadatan busa itu sendiri yang mempengaruhi cepat atau lambatnya kasur akan amblas dalam penggunaan jangka panjang.

Sementara itu, masa pakai springbed dapat bertahan lebih lama hingga puluhan tahun jika perawatannya dilakukan dengan rutin. Kualitas dan masa pakai springbed ditentukan dari jenis per yang menopangnya hingga tingkat kepadatan busa di permukaan matrasnya.

Kasur Busa vs Springbed, Mana yang Lebih Baik?

Perbedaan kasur busa dan springbed bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukan pembelian. Pilihan terbaik sebenarnya tergantung pada gaya tidur dan kebutuhan tubuh Anda. Kasur busa, terutama jenis memory foam, sangat cocok buat Anda yang menyukai sensasi tidur empuk yang memeluk tubuh.

Di sisi lain, springbed atau kasur pegas memberikan penopang yang kokoh untuk menjaga posisi tulang belakang tetap sejajar. Keunggulan utamanya ada pada jenis pegas berkualitas yang mampu menyesuaikan tekanan di beberapa titik tubuh sehingga mencegah pegal atau sakit badan saat bangun tidur.

Jenis kasur ini sangat fleksibel untuk berbagai posisi tidur, menjaga tumpuan tetap merata meski digunakan dalam waktu lama.

Jadi, kalau kamu sering sakit punggung, sensitif dengan suhu panas, atau mencari ketahanan jangka panjang, springbed biasanya jadi pilihan paling aman. Rekomendasi terbaiknya adalah springbed Bigland beragam tipe yang mendukung tidur Anda menjadi lebih sehat untuk hidup yang lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *