hari pahlawan

Pahlawanku Inspirasiku

Memperingati Hari Pahlawan 10 November biasanya indentik dengan kata “MERDEKA ATAU MATI” seperti penggalan pidato Bung Tomo yang pada saat itu membakar semangat para pejuang dalam pertempuran. Sekarang kita sudah merdeka namun semangat juang dari para Pahlawan tidak boleh sampai padam. Kita harus menjadikan semangat pantang menyerah para pejuang sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari hari.

Mari kita jadikan Hari Pahlawan Tahun 2021 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan saling menghargai satu sama lain. Mengisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dengan bersama-sama menjadi Pahlawan Masa Kini yang dapat dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya. Jadikanlah semangat dan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di dalam setiap langkah kehidupan kita.

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2021!

sumpahpemuda

Sumpah Pemuda

Kongres pemuda 1 merupakan awal dari sadarnya pemuda pemudi Indonesia kala itu terhadap persatuan. karena tujuan dari dibentuknya rapat kongres pemuda 1 pada 30 -2 mei 1926 adalah menyatukan beberapa organisasi yang ada kala itu.

Dalam kongres pemuda 1 menekankan bahwa pentingnya Persatuan dan Kesatuan dalam mencapai Kemerdekaan Indonesia.  Namun saat itu belum tercapainya kesepakatan antar anggota kongres sehingga para pemuda pemudi Indonesia bertekat segera membuat kongres pemuda 2.

Kongres pemuda 2 berlangsung pada 27-28 Oktober 1928, dihadiri oleh organisasi pemuda dari berbagai daerah di Indonesia pada hari pertama menegaskan beberapa hal yang menguatkan persatuan yakni Sejarah, Bahasa, Hukum Adat, Pendidikan dan kemauan yang kuat. Pada hari kedua kongres menekankan bahwa pentingnya Pendidikan kebangsaan untuk anak-anak dan keseimbangan Pendidikan di sekolah maupun rumah serta pentingnya nasionalisme dan demokrasi.

Hasil dari kongres pemuda 2 adalah terciptanya ikrar sumpah pemuda yang kita dengar sekarang yang berbunyi.

Pertama : Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia

Kedoea    : Kami poetra dan poetri Indonesia meangkoe berbangsa jang satoe,bangsa Indonesia

Ketiga      : Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng Bahasa persatoean, Bahasa Indonesia

Mari menjadikan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi sebuah momentum bersatu dan bangkitnya pemuda Indonesia untuk terus berinovasi, bergerak dan bergotong royong, mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Serta melanjutkan perjuangan akan tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan ikut serta dalam pengembangkan pembangunan sesuai dengan kemampuan, ilmu, dan teknologi yang di miliki.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!!!

Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1443 H

Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (SAW), atau yang biasa disebut dengan Maulid Nabi ini diselenggarakan pada bulan Rabiul Awal. Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Memperingati maulid Nabi adalah mengungkapkan kegembiraan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW yang merupakan bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW

Selain itu Nabi besar Muhammad SAW juga menjadi tauladan untuk umat islam, banyak dari sifat baik beliau yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari hari seperti halnya Jujur dalam perkataan dan perbuatan, serta amanah dalam melakukan sesuatu.

SELAMAT MEMPERINGATI MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW 12 RABIUL AWAL 1443 H

Asal Usul Guling Di Indonesia

Apakah ada di antara Anda yang tidak bisa tidur tanpa bantal guling? Bantal dan guling memang populer sebagai teman tidur di kalangan masyarakat Indonesia. Benda ini sangat umum ditemukan di kamar tidur.

Tanpa bantal guling rasanya ada yang kurang saat tidur. Tidak ada yang dipeluk dan tidak ada yang dipegang. Bahkan untuk beberapa orang, jika mereka harus memilih, mereka akan memilih bantal guling daripada bantal kepala.

Sejarah Kasur

Jauh sebelum sekarang, tepatnya di zaman Neolitikum, tanah adalah alas tidur yang paling nyaman. Hampir semua orang tidur di atas tanah tanpa alas apapun. Seiring berjalannya waktu, banyak yang kemudian menggunakan alas tidur dari ranting dan daun hanya untuk melindungi tubuh dari kotoran.

 

Lama-kelamaan, alas tidur pun semakin berkembang dan akhirnya menggunakan kulit binatang. Tepat pada tahun 3600 SM, di Persia sudah mulai menggunakan alas tidur yang terbuat dari goatskin dengan diisi air di bagian dalamnya.

Continue reading